Review VinFast MINIO Green: Mobil Listrik Murah untuk Petualangan Jalan-Jalan di Tanah Batak
Sebagai pecinta petualangan yang sering menjelajahi keindahan alam Indonesia, khususnya wilayah Tanah Batak di Sumatera Utara, kami di SibatakJalanJalan selalu mencari kendaraan yang tidak hanya hemat biaya tetapi juga ramah lingkungan. VinFast MINIO Green, mobil listrik mini asal Vietnam yang baru saja dipamerkan di Indonesia, muncul sebagai pilihan menarik bagi para traveler dengan budget terbatas. Dalam review ini, kami akan membahas secara mendalam spesifikasi, kelebihan, kekurangan, serta aplikasi praktisnya untuk perjalanan jalan-jalan. Artikel ini dirancang untuk membantu Anda memutuskan apakah VinFast MINIO Green layak menjadi teman setia dalam menaklukkan jalanan berliku di sekitar Danau Toba atau kota-kota urban seperti Medan.
VinFast, sebagai produsen otomotif Vietnam yang sedang ekspansi ke pasar Asia Tenggara, memperkenalkan MINIO Green sebagai model entry-level yang dirancang untuk menggantikan sepeda motor dalam mobilitas harian. Dengan harga yang diproyeksikan di bawah Rp150 juta di Indonesia, mobil ini menargetkan konsumen yang mencari solusi transportasi efisien tanpa mengorbankan kenyamanan. Berdasarkan preview di Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025, VinFast MINIO Green menjanjikan performa yang andal untuk perjalanan singkat hingga menengah, membuatnya ideal untuk petualang seperti kami di SibatakJalanJalan yang sering berpindah dari satu destinasi budaya Batak ke destinasi lainnya.
Spesifikasi Teknis VinFast MINIO Green
VinFast MINIO Green hadir dengan desain kompak yang mengutamakan efisiensi ruang dan energi. Dimensinya lebih kecil dibandingkan model VinFast lainnya, dengan panjang sekitar 3 meter, lebar 1,5 meter, dan tinggi 1,6 meter, membuatnya mudah bermanuver di jalanan sempit khas desa-desa Batak atau lalu lintas padat di Medan. Mobil ini dilengkapi baterai lithium-ion berkapasitas 18,5 kWh (versi Indonesia), yang mampu menempuh jarak hingga 210 km dalam satu pengisian penuh berdasarkan siklus NEDC. Namun, dalam penggunaan nyata, jarak tempuh bisa mencapai 150-180 km tergantung kondisi jalan dan beban.Motor listriknya menghasilkan tenaga setara 26 bhp dengan torsi 65 Nm, cukup untuk kecepatan maksimal 80-100 km/jam—ideal untuk perjalanan santai di sekitar Samosir atau Parapat. Fitur pengisian cepat mendukung pengisian dari 20% hingga 80% dalam waktu sekitar 30-45 menit menggunakan charger DC, sementara pengisian rumah tangga (AC) memerlukan 6-8 jam. Interiornya sederhana namun fungsional, dengan kapasitas 4 penumpang, layar sentuh 8 inci untuk infotainment, konektivitas Bluetooth, dan fitur keselamatan dasar seperti ABS, EBD, serta airbag ganda. Eksteriornya mengadopsi warna hijau ikonik yang mencerminkan komitmen lingkungan, dengan velg alloy 14 inci dan lampu LED untuk efisiensi energi.
Dari perspektif SibatakJalanJalan, spesifikasi ini sangat sesuai untuk traveler yang sering membawa perlengkapan ringan seperti tas backpack atau peralatan fotografi. Kami membayangkan bagaimana mobil ini bisa dengan mudah diparkir di pinggir jalan saat mengunjungi rumah adat Batak atau pasar tradisional, tanpa khawatir emisi karbon yang merusak keindahan alam Danau Toba.
Kelebihan VinFast MINIO Green untuk Petualangan Jalan-Jalan
Salah satu keunggulan utama VinFast MINIO Green adalah hemat biaya operasional. Dibandingkan kendaraan bensin konvensional, biaya pengisian listrik per 100 km hanya sekitar Rp10.000-Rp15.000, jauh lebih murah daripada bensin yang bisa mencapai Rp50.000 untuk jarak serupa. Ini sangat membantu bagi traveler budget seperti kami di SibatakJalanJalan, yang sering melakukan road trip panjang dari Medan ke Berastagi atau Bukit Lawang. Selain itu, sebagai mobil listrik, ia bebas dari pajak kendaraan bermotor di beberapa daerah Indonesia, termasuk potensi insentif pemerintah untuk EV.Dari segi kenyamanan, suspensi yang lembut membuatnya nyaman di jalan berbatu khas pedesaan Batak, sementara radius putar kecil (kurang dari 5 meter) memudahkan navigasi di area sempit. Fitur ramah lingkungan seperti mode eco-driving membantu mengoptimalkan baterai selama perjalanan panjang, memastikan Anda tiba di destinasi tanpa kehabisan daya. Kami juga menghargai desainnya yang modern namun sederhana, yang bisa disesuaikan dengan aksesori travel seperti roof rack untuk membawa sepeda atau peralatan camping—sempurna untuk eksplorasi alam Sumatera Utara.
Dalam konteks helpful content, berikut tips praktis dari SibatakJalanJalan: Saat traveling ke Danau Toba, pastikan merencanakan rute dengan stasiun pengisian EV terdekat, seperti di Medan atau Pematangsiantar. Gunakan aplikasi seperti PlugShare untuk memantau charger publik. Selain itu, mobil ini cocok untuk perjalanan keluarga kecil, di mana Anda bisa menikmati pemandangan sambil mendengarkan musik Batak tradisional melalui sistem audio built-in.
Kekurangan dan Pertimbangan
Meskipun menjanjikan, VinFast MINIO Green memiliki beberapa keterbatasan. Jarak tempuh yang relatif pendek mungkin menjadi tantangan untuk perjalanan jarak jauh di luar kota, meskipun cukup untuk rute internal Sumatera Utara. Interiornya minimalis, tanpa fitur mewah seperti AC otomatis atau kamera parkir belakang di varian dasar, yang bisa kurang nyaman di iklim tropis Indonesia. Selain itu, jaringan servis VinFast di Indonesia masih berkembang, sehingga pemilik di daerah terpencil seperti Tanah Batak perlu mempertimbangkan akses ke dealer resmi di Medan.Untuk mengatasi ini, kami sarankan memilih varian dengan baterai opsional lebih besar jika tersedia, atau menggabungkan perjalanan dengan transportasi umum untuk rute ekstrem. Secara keseluruhan, kekurangan ini sebanding dengan harganya yang terjangkau, membuatnya tetap menjadi pilihan bijak bagi pemula EV.


