PERBEDAAN Buku Ende - Kidung Jemaat - Nyanyikanlah Kidung Baru DAN Buku Logu

Buku Ende - Kidung Jemaat - Nyanyikanlah Kidung Baru DAN Buku Logu


Bukan sekali atau dua kali penulis sibatakjalanjalan.com menerima pertanyaan melalui DM/Direct Message, PM/Private Message, WhatsApp Messenger dan media sosial lainnya.


perbedaan buku ende kidung jemaat nyanyikanlah kidung baru dan buku logu


Salah satu pertanyaan yang belum penulis jawab merupakan tentang "apa dan bagaimana sih Buku Ende itu ?"


Buku Ende

Buku Ende merupakan buku dengan sekumpulan lagu-lagu pujian dalam bahasa Batak dan dipakai dalam acara kebaktian dalam Gereja-gereja Kristen Batak

Tahukah teman-teman pembaca sibatakjalanjalan bahwa jumlah lagu yang terdapat dalam buku ende ini sendiri kira-kira sebanyak 556 lagu . 
Dan saat ini Buku Ende dipublikasi melalui Percetakan HKBP di Pematang Siantar, Indonesia.

Biasanya akrab ditulis dengan seperti ini "BE No.104" yang berarti informasinya akan menjadi : Terdapat sebuah lagu yang berada dalam Buku Ende No. 104" .

Dan jika teman-teman pembaca lihat dalam tulisan-tulisan di papan tulis atau kertas ibadah tidak dituliskan juga judul lagunya bahkan syair yang terdapat pada lagu tersebut. 

Hanya informasi singkat yang tentu menghemat ruang.


Kidung Jemaat

Lain pula Buku Ende, lain juga dengan Kidung Jemaat. Kidung Jemaat merupakan sebuah buku himne yang umum dipakai dalam kebaktian di gereja-gereja. 

Berbeda dengan Buku Ende teman-teman pembaca sibatakjalanjalan, untuk Kidung Jemaat sendiri diterbitkan oleh Yayasan Musik Gereja di Indonesia saat ini, dan yang awalnya diterbitkan oleh Badan Penerbit Kristen Gunung Mulia tahun 1986. 

Dan tahukah teman-teman sibatakjalanjalan ? Jumlah lagu yang terdapat dalam Kidung Jemaat lebih sedikit daripada Buku Ende, yaitu sebanyak 478 lagu. Kidung Jemaat akrab disingkat sebagai KJ. Misal KJ.36 .


Nyanyikanlah Kidung Baru

Ketiga, adalah NKB atau disingkat sebagai Nyanyikanlah Kidung Baru

Untuk lagu dalam NKB/Nyanyikanlah Kidung Baru sendiri diperkirakan sudah berusia ratusan tahun dari masa terbitnya. Dalam NKB yang akrab disingkat menjadi NKB 021 misalnya dan NKB 083

Seperti halnya juga Buku Ende dan juga Kidung Jemaat loh teman-teman sibatakjalanjalan dipakai dalam gereja-gereja sebagai buku nyanyian.


Buku Logu

Terakhir yang perlu teman-teman sibatakjalanjalan ketahui adalah yaitu Buku Logu

Dan tentu secara garis besar Buku Logu hampir sama dengan buku-buku yang sebelumnya dan juga dipakai di gereja-gereja sebagai buku kumpulan lagu-lagu pujian.

Sekian atikel SibatakJalanJalan mengenai PERBEDAAN Buku Ende - Kidung Jemaat - Nyanyikanlah Kidung Baru DAN Buku Logu . 

Dan jangan lupa untuk berkomentar, subscribe akun instagram-twitter-tumblr-youtube dan halaman Facebook sibatakjalanjalan.com ya teman-teman.

Horasss.
Bagikan:

Posting Komentar

Top Ads

Middle Ads 1