22 Macam Pertanyaan Umum tentang Suku Bangsa Batak dan Cara Menjawabnya

22 Macam Pertanyaan Umum tentang Suku Bangsa Batak dan Cara Menjawabnya

Pertanyaan Umum Tentang Suku Batak


Dalam perjalanan hidup penulis, penulis sering ditanyai dengan beberapa pertanyaan atau bahkan sampai belasan dan puluhan pertanyaan oleh karena saya Orang Batak.

Mengapa bisa begitu ?

Ya, teman-teman pembaca pasti akan penasaran. Maka baca artikel ini sampai habis ya teman-teman.

pemandangan danau toba dari salah satu bukit
Pemandangan Danau Toba, Sumber gambar : Pinterest.com

Diawal pertengahan tahun 2019 penulis dan pendiri SibatakJalanJalan.com melakukan salah satu touring terpanjang dan terlama yang mungkin pernah penulis jalani.

Ini bukan kali pertama penulis menjelajahi pulau di luar pulau Sumatera. Dan tentunya ada begitu banyak pengalaman yang akhirnya mendorong penulis dan sekaligus pendiri situs SibatakJalanJalan.com untuk berbagi dengan teman-teman pembaca sekalian .

Dimulai dari ujung Sumatera Utara hingga ujung dari provinsi Jawa Tengah, alias perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Ada begitu banyak pertanyaan yang kemudian ditujukan kepada saya selaku orang Batak.

Ada juga yang mengatakan bahwa saya tidak mungkin orang dengan suku Bangsa Batak, “mas e pasti arek jowo timur to ? tiang pundi mas Surabaya ne ? cina to ?” .

Yaa, mungkin itulah gambaran dari percakapan yang masih sangat-sangat terlekat diingatan saya pada waktu touring Sumatera – Jawa pada beberapa bulan lalu .

Dann ... semua pertanyaan dan jawaban itu SibatakJalanJalan rangkum dalam poin-poin berikut, adapun pertanyaan-pertanyaan dan jawaban berikut dapat menjadi referensi teman-teman nantinya apabila sedang bertravelling ria diluar provinsi Sumatera Utara. Hehee ..


       1.      Asal-usul suku Batak itu darimana ?

peninggalan sejarah bangsa batak
Salah satu peninggalan sejarah Bangsa Batak, Sumber gambar : Pinterest.com

Dari ratusan suku yang pernah terdaftar di Indonesia, suku Bangsa Batak merupakan salah satu suku terbesar dan pada umumnya menjadi ciri dari masyarakat wilayah Sumatera Utara.

Menurut legenda yang penulis SibatakJalanJalan temukan bahwa suku Bangsa Batak awalnya berasal dari Pusuk Buhit, yaitu daerah yang berada di Sianjur Mula-mula, tepatnya disisi sebelah barat Pangururan dan berada di pinggiran Danau Toba.

Lokasi tepat Sianjur Mula-mula berada di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Jalan utama yang menghubungkan DolokSanggul dan Sidikalang.

    2.      Ras yang dimiliki suku Batak itu apa ?

sepasang pria dan wanita dengan pakaian adat batak toba
Sepasang pria dan wanita dengan pakaian adat Batak, Sumber gambar : Pinterest.com

Menurut penelitian yang dilakukan oleh seorang professor berdarah suku Bangsa Batak.

Yaitu adalah Prof. DR. Bungaran Antonius Simanjuntak, berpendapat bahwa penelitian yang dilakukan beliau mulai dari dataran Pegunungan di Utara Tibet, Khmer Kamboja di Thailand, hingga tanah di Sumatera sendiri. Yaitu Tanah Gayo di Takengon provinsi Aceh. Ternyata nenek moyang Bangsa Batak menurut Prof. DR. Bungaran Antonius Simanjuntak berasal dari keturunan suku Mansyuria dari Ras Mongolia.

3.      Apa arti kata Batak dalam KBBI ?

Dalam situs Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) online , arti kata Batak sendiri memiliki arti :
a.       "Petualang atau pengembara"
b.      Suku bangsa yang berasal atau mendiami sebagian besar daerah Sumatera Utara
c.       Bahasa yang dituturkan oleh suku Batak

    4.      Ragam dan macam kuliner khas dari suku Batak

babi panggang
Babi panggang, Sumber gambar : Pinterest.com

Berikut kuliner khas suku Bangsa Batak yang penulis SibatakJalanJalan rangkum :
a)      Babi Panggang
b)      Daun Ubi Jantung Pisang
c)      Daun Ubi Tumbuk
d)     Dali Ni Horbo atau Susu Kerbau
e)      Dengke Mas Na Niura
f)       Gadong
g)      Ikan Mas Arsik
h)      Itak Gur-gur
i)        Kacang Sihobuk
j)        Labar
k)      Lapet
l)        Manuk Napinadar
m)    Mie Gomak
n)      Natinombur
o)      Ombus-ombus
p)      Saksang
q)      Sambal tuk-tuk
r)       Sasagun
s)       Sira Pege
t)       Tanggo-tanggo
u)      Terites atau Pagit-pagit
v)      Tipa-tipa

5. Ragam mata pencaharian/pekerjaan dan profesi suku Batak pada umumnya

Pada masyarakat suku Bangsa Batak tradisional dan masih tinggal dalam lingkungan pedesaan, mata pencaharian atau pekerjaannya adalah petani dengan bercocok tanam padi di sawah dan ladang.
nelayan di danau toba
Nelayan di tepi Danau Toba, Sumber gambar : Pinterest.com

Tidak menutup kemungkinan pekerjaan masyarakat suku Bangsa Batak ada yang berniaga/berdagang dan pekerjaan lain yang sesuai dengan lingkungannya. Seperti nelayan dan beternak.

Adapun beberapa profesi yang mencirikan suku Bangsa Batak adalah Pengacara (dan bidang Hukum lainnya) dan Dokter (dan bidang kesehatan lainnya).

6. Agama mayoritas yang dianut suku Bangsa Batak ?

Pada umunya, masyarakat suku Bangsa Batak menganut agama Kristen Protestan, Kristen Katolik dan Islam.
Beberapa kepercayaan tradisional juga masih tetap dipegang oleh masyarakat suku Bangsa Batak seperti Parmalim dan kepercayaan Animisme, meskipun kedua ajaran agama ini sudah semakin berkurang.

7. Teman saya yang mengaku orang Medan sering mengatakan “Bodat” ? apa arti dari “Bodat” ?

anak anak yang sedang menunggang kerbau
Gambar sebagai ilustrasi, Sumber gambar : Pinterest.com

Dikalangan remaja dan pemuda-pemudi suku Batak dan yang mendiami kota Medan dan sekitarnya memang sering mengucapkan kata “bodat..” .

Perlu teman-teman SibatakJalanJalan ketahui bahwa arti Bodat sendiri adalah monyet.
Yang memiliki makna negatif/hinaan, penggunaan kata “ee bodat”sendiri sebagai bentuk candaan dalam percakapan. Jadi jangan terlalu dianggap serius dan jangan mau di bilang Bodat ya teman-teman pembaca SibatakJalanJalan. Hehee..

8. Ragam Batak

Puak atau ragam Batak dapat dibedakan setidaknya menjadi 6 (enam) puak atau ragam, yaitu diantaranya adalah :
a)      Batak Toba
b)      Batak Simalungun
c)      Batak Mandailing
d)     Batak Angkola
e)      Batak Karo
f)       Batak Pak-pak

9. Pasar Senen kok banyak orang Bataknya ?

Oke, untuk teman-teman pembaca SibatakJalanJalan tidak tahu atau belum pernah mendengar pasar Senen, Pasar Senen yang dimaksud adalah pasar yang berada di Jalan Stasiun No.14, Senen, Kecamatan Senen, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta .

Kalau ditanya kenapa banyak orang Bataknya , mungkin karena emang pusat dari jajanan pasar dan banyaknya pengusaha bersuku Batak yang memulai usahanya di pasar tersebut ya mungkin teman-teman. Sehingga teman-teman yang berasal dari kampung halaman tentunya mencoba peruntungannya di tempat yang satu suku dan darah dengan orang tersebut.

10. Kenapa orang Batak suka marah-marah ?

Kalau untuk marah-marah SibatakJalanJalan rasa, secara subjektif orang dengan suku Bangsa Batak itu jarang marah.

Orang dengan suku Bangsa Batak suka dengan seni, dari tarik suara hingga seni menjiwai orang lain.
Pernahkah teman-teman pembaca slogan teman-teman denga suku Bangsa Batak yang berkata ‘hancur demi kawan’ ?

Malah orang dengan suku Bangsa Batak itu terkenal tegas dan berpendirian teguh, adapun yang membuat kami memiliki suara sedikit keras adalah warisan dari kakek nenek moyang kami yang dahulu tinggal di pegunungan sehingga untuk memanggil orang lain atau ‘tetangga gunungnya’ dengan berteriak .

11. Pariban itu apa ?

wanita dengan pakaian adat batak
Wanita dengan pakaian adat Batak, Sumber gambar : Instagram.com

Pariban adalah sepupu (dalam bahasa Indonesia) . Artinya seorang anak laki-laki dari Namboru dan anak perempuan dari Tulang dapat dinikahkan.

Tulang adalah abang atau adik dari ibu dan Namboru adalah kakak/adik dari ayah.
Dan dalam adat suku Bangsa Batak menikah dengan pariban adalah pernikahan ideal.

Namun tidak semua orang dalam adat suku Batak harus menikah dengan paribannya, adapun jika seorang bere (kemenakan) dari seorang tulang (paman) tidak menikah dengan putri paman tersebut maka bere tersebut harus menghadap dan menyampaikan ‘maaf’ kepada tulang secara langsung. Sehingga mendapat pengertian, kelancaran berumah tangga dan tentunya doa restu.

Adapun ikatan pariban tidak harus dari adik/abang ibu (tulang) secara langsung, bisa saja dari marga.
Ngomong-ngomong soal pariban, ada yang mengatakan bahwa ‘pariban adalah jodoh’ .
Pernah dengar ? hehe .

Hal ini sebenarnya dapat dikatakan tidak sepenuhnya benar juga tidak sepenuhnya salah, namun sudah banyak SibatakJalanJalan temui yang menikah dengan pariban.
Seperti dalam keluarga SibatakJalanJalan, kakek dan ayah pendiri situs kebanggaan anda ini menikah dengan paribannya.


12. Lek atau Lae ? atau Lai ?

dua orang pria
Dua orang pria sebagai ilustrasi, Sumber gambar : Instagram.com

Yang benar adalah ‘Lae’, adalah panggilan sesama pria namun bukan dalam satu marga. Juga penerapannya berlaku pada saudara ipar dari pihak istri atau suami bila mempunyai saudara laki-laki.

13. Eda/edak artinya apa ?

Adalah panggilan seorang perempuan kepada saudara perempuan ayah dalam keturunan semarga dan setingkat dengan ayah tentunya.

14. Appara artinya apa ?

Appara atau Ampara juga memiliki arti ‘Dongan Tubu’ . Yang berarti adanya hubungan dekat, yaitu hubungan marga yang sama.

15. Orang Batak tapi enggak punya Marga, gimana sih ?

Marga adalah kebangaan bagi orang Batak namun hal menghilangkan marga ini banyak SibatakJalanJalan temukan pada para pekerja professional yang menuntut sebuah privasi atau mungkin hal ini terjadi secara tidak sengaja.

Seperti dikalangan artis dan pekerja dengan keahlian khusus hingga umum.
SibatakJalanJalan tidak memiliki hal yang dapat dijadikan alasan fakta untuk persoalan seperti ini, mungkin lebih kearah pribadi masing-masing tersebut, tentang mengapa mereka melakukannya.

16. Bisakah saya memiliki salah satu Marga dari suku Bangsa Batak

Pada dasarnya bisa, anda dapat melalui jalur hubungan secara sosiologis yang membuat adanya keterikatan  kekerabatan dengan suku Batak, atau secara umum dikenal dengan pernikahan.


17. Batak itu Bapakmu atau Mamakmu ?

dua orang tua dan anak
Dua orang tua dan anaknya, Sumber gambar : Pinterest.com

Secara umum garis marga dalam suku Bangsa Batak diwariskan secara Patriakal, atau dari ayah.

18. Hubungan Danau Toba dan Bangsa Batak itu Apa ?

Dalam legenda Danau Toba, diceritakan bahwa awal mula letusan Gunung Toba yang kini menjadi danau alami memiliki hubungan antara seorang anak laki-laki suku Batak dengan seekor ikan yang dapat menjelma menjadi seorang manusia (putri) yang bersal dari Danau Toba.

19. Tuak itu rasanya bagaimana ?

Sapot’ dalam bahasa Batak dan ‘Sepet’ dalam bahasa Indonesia. Sepet adalah rasa kelat seperti rasa buah salak yang masih mentah. Seperti ada rasa melekat. Namun saat pertama kali diambil rasa tuak adalah manis dan memiliki kadar alkohol tinggi.

20. Apa arti dalihan na tolu ?

Dalihan Na Tolu berisi kalimat berikut, yaitu :
Somba Marhula-hula, Manat Mardongan Tubu, Elek Marboru”

Yang adapun artinya adalah sebagai berikut :

    a)      Hula-hula/Mora, adalah pihak keluarga dari isteri. Hula-hula menempati tempat yang paling dihormati dalam adat-istiadat dan maupun dalam pergaulan orang dengan semua suku Batak. Pesan ini bahkan mendapatkan kata penekanan bahwa seorang dengan genealogi dan atau sosiologis suku Batak harus hormat (atau dikenal dengan kata “Somba”) kepada Hula-hula. Diwujudkan dalam Somba Marhula-hula.

    b)      Dongan Tubu/Hahanggi dikenal pula dengan sebutan Dongan Sabutuha yang adalah merupakan saudara laki-laki yang dengan satu marganya. Dongan Tubu dan Dongan Sabutuha secara harafiah dalam bahasa Indonesia berarti mereka yang dengan satu marga lahir dari perut yang sama. Sedemikian dekatnya falsafah ini sehingga diharapkan tidak ada pertikaian diantara seseorang dengan orang yang satu marga dengan dirinya.
Orang Batak sering digambarkan seperti sebuah pohon, pohon yang satu dengan pohon yang lainnya yang saling berdekatan, pohon ini bisa saja dapat saling menopang, meskipun terkadang saking dekatnya pohon ini dapat mengakibatkan gesekan-gesakan antar pepohonan.
Namun bagi teman-teman SibatakJalanJalan yang sedang dalam kondisi ‘mengalami gesekan’ atau sebagai tambahan wawasan saja, tetaplah ingat bahwa hubungan semarga dan suku Bangsa Batak difilosofikan sebagai air dan pisau. Berapa kalipun anda coba membelah air namun air akan tetap bersatu. Ungkapan bijak ini tidak hanya untuk yang semarga saja, namun untuk keseluruhan dan pegangan hidup. Diwujudkan dalam kalimat Manat Mardongan Tubu.

    c)      Boru/Anak Boru, jika suatu kelak anda menikah dan atau sudah menikah maka anda akan dan telah memiliki Boru. Boru adalah sebutan untuk anak perempuan dalam bahasa Indonesia, namun SibatakJalanJalan fokuskan dalam falsafah Batak Toba kali ini adalah keluarga dari Anak Boru tersebut, yang adalah pihak keluarganya. Boru menempati posisi sebagai ‘parhobas’ atau yang berarti pelayan dalam adat-istiadat dan pergaulan sehari-hari.
Namun bukan berarti anda boleh memperlakukan semena-mena, melainkan pihak Boru harus diambil hatinya dan dibujuk. Diwujudkan dalam kalimat Elek Marboru.

21. HORAS itu maksudnya apa ?

Horas adalah bagian dari kalimat salam suku Bangsa Batak, suatu ungkapan rasa gembira dan syukur atas pengharapan dan keselamatan oleh berkat Tuhan Yang Maha Esa .

22. Orang Batak suka makan Babi ya ? Daging anjing juga ? makan orang juga yaa ?

Ya suka banget sama makan daging B2/Babi. Dan B1/Anjing. (Ngomong-ngomong ini ada lagunya kan, haha).
Perihal memakan sesama manusia/kanibalisme SibatakJalanJalan punya alasan mengapa hal itu terjadi, dan penting untuk teman-teman ketahui mengenai hal ini bukanlah sifat dasar orang dengan suku Bangsa Batak menjadi kanibal dan bukan juga tradisi bahkan disarankan.


Demikian tulisan SibatakJalanJalan tentang 22 Macam Pertanyaan Umum tentang Suku Bangsa Batak dan Cara Menjawabnya yang SibatakJalanJalan rangkum dan alami sendiri untuk dapat teman jadikan panduan dan bahan penambah wawasan tentang Suku Bangsa Batak .
Jangan Lupa untuk SHARE/BAGIKAN dan SUBSCRIBE/BERLANGGANAN kepada teman-teman yang lain ya teman-teman SibatakJalanJalan J dan tentunya dengan berlangganan anda akan mendapatkan pemberitahuan artikel SibatakJalanJalan terbaru teman-teman .
Sekian.

HORAS ...!!


Posting Komentar

0 Komentar