35+ Foto Pangururan Bukti Sejarah dan Budaya Batak

Foto Sejarah Pangururan Tempo Dulu


“Gok disi hassang, eme nang bawang, rarat dohot pinahan di dolok i...”

potongan lirik dari sebuah lagu yang indah. Kali pertama penulis SibatakJalanJalan mendengar kalimat ini saat terlibat dengan paduan suara tingkat SLTA. 

Bagi seorang ‘penyanyi dadakan’ yang kebetulan diajak ikut, sebenarnya cukup sulit menyanyikannya, khususnya lagu ini harus dinyanyikan dengan tepat dan sempurna.

Bagi SibatakJalanJalan.com, mungkin sampai saat ini belum bisa menyanyikan penuh lagu ini dengan baik namun setiap mendengar potongan lirik dalam syair ini semua terasa nyata dan begitu bermakna. 

Menggugahhati, menguncangkan jiwa dan memberi arti tentang indahnya Danau Toba juga tentu Pulau Samosir.

Horasss...!!! Teruntuk teman-teman pembaca SibatakJalanJalan dimanapun berada. Senang melihat bahwa semakin hari semakin banyak yang mengunjungi situs kecintaan dan kesayangan kita semua ini, SibatakJalanJalan.com.

Hari ini SibatakJalanJalan mau ajak teman-teman sekalian berjalan-jalan dan melihat bagaimana sih tempat-tempat yang khususnya berada di “Tanah Batak Keseluruhan” dengan pewarnaan yang dilakukan oleh teknologi Artificial Intelligence atau Kecerdasan Buatan.

Dukung terus campaign yang sedang kami lakukan dengan berbagi foto dibawah dan juga dengan menggunakan hastag (#) #BatakBerwarna, #BatakTempoDulu dan juga tentu #SiBatakJalanJalan :D .

Untuk semakin mengenalkan budaya dan sejarah Batak kepada teman-teman dan juga dunia. Sangat dan sangat dianjurkan untuk teman-teman BERBAGI/SHARE dan juga SUBSCRIBE/FOLLOW/MENGIKUTI platform situs jalan-jalan SibatakJalanJalan.com .

Dan jika berbagi di media sosial dan media lainnya, jangan lupa sertakan sumber ya teman-teman pembaca.

Okee, saat ini kita berjalan-jalan ke sebuah tempat yang sudah sangat bersejarah dari dulu hingga saat ini. Dimana tempat ini kita memiliki status sebagai kecamatan dari Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Dimana lagi kalau bukan Kecamatan Pangururan.

Ada beberapa tempat wisata disini, jika kebetulan teman-teman sedang berkunjung.
 
Silahkan datang ke Pantai Pasir Putih Parbaba, Bukit Holbung Samosir, Danau Sidihoni, Air Terjun Efrata, Aek Rangat Pangururan, Pemandian Air Panas Rianiate, Menara Pandang Tele dan masih banyaak dan sangat banyak tempat destinasi wisata di Pangururan.

SibatakJalanJalan.com rasa sudah cukup untuk sebagai pembuka artikel kita kali ini. Dan jangan lupa untuk berkomentar, subscribe akun instagram-twitter-tumblr-youtube dan halaman Facebook sibatakjalanjalan.com ya teman-teman.

rumah pegawai negeri sipil di pangururan

Foto 1, Rumah seseorang dengan status Pegawai Negeri Sipil di Pangururan, dekat dengan Danau Toba
Deskripsi : Foto ini diambil sekitar tahun 1890-1920 .


sekelompok anak laki-laki menarik perahu di tano ponggol pangururan

Foto 2, Sekelompok anak laki-laki menarik perahu di saluran air di Danau Toba
Deskripsi : Foto ini diambil pada tahun 1900 .

sekelompok pria di tepi pantai danau toba pangururan

Foto 3, Sekelompok pria di tepi pantai Danau Toba, lokasinya berada di dekat Pangururan
Deskripsi : Foto ini diambil sekitar tahun 1900-1926 .

pembuatan tembikar dari tanah liat oleh gadis batak

Foto 4, Beberapa gadis suku Batak yang sedang mencetak tanah liat untuk membuat tembikar di daerah dekat Pangururan, Hutatinggi
Deskripsi : Foto ini diambil sekitar tahun 1900-1925 . Saat ini Hutatinggi atau desa Hutatinggi merupakan salah satu desa yang menjadi bagian kecamatan Parmonangan, Kabupaten Tapanuli Utara.

pembuatan tembikar dari tanah liat oleh gadis batak

Foto 5, Beberapa gadis suku Batak yang sedang mencetak tanah liat untuk membuat tembikar di daerah dekat Pangururan, Hutatinggi 2
Deskripsi : Foto ini diambil sekitar tahun 1900-1925 . Saat ini Hutatinggi atau desa Hutatinggi merupakan salah satu desa yang menjadi bagian kecamatan Parmonangan, Kabupaten Tapanuli Utara.

gadis suku batak sedang membentuk tanah liat

Foto 6, Beberapa gadis suku Batak yang sedang mencetak tanah liat untuk membuat tembikar di daerah dekat Pangururan, Hutatinggi 3
Deskripsi : Foto ini diambil sekitar tahun 1900-1925 . Saat ini Hutatinggi atau desa Hutatinggi merupakan salah satu desa yang menjadi bagian kecamatan Parmonangan, Kabupaten Tapanuli Utara.

sebuah jembatan tano ponggol sejarah di pangururan

Foto 7, Sebuah jembatan bersejarah di Pangururan, berada di atas kanal
Deskripsi : Foto ini diambil sekitar tahun 1900-1926 . Saat ini daerah pada foto tersebut dikenal sebagai “Tano Ponggol” .

kapal yang sedang melewati jembatan tano ponggol di pangururan

Foto 8, Kapal yang sedang melewati jembatan di Pangururan .
Deskripsi : Foto ini diambil sekitar tahun 1900-1926 . Jembatan pada foto adalah foto dari jembatan yang sebelumnya (Tano Ponggol), namun pada foto ini, jembatan telah berbentuk lebih kokoh.

para kaum ibu yang sedang berada di pasar pangururan

Foto 9, Para kaum ibu yang sedang berada di pasar Pangururan
Deskripsi : Foto ini diambil pada tahun 1905 .

saluran kanal tano ponggol di pangururan

Foto 10, Beberapa orang diatas perahu sedang berada di saluran kanal di Pangururan
Deskripsi : Foto ini diambil pada tahun 1905 .

kanal tano ponggol di pangururan seekor kuda

Foto 11, Kanal di Pangururan dan seekor kuda yang berada diatasnya
Deskripsi : Foto ini diambil sekitar tahun 1906-1915 .

makam dan beberapa orang dalam foto di pangururan

Foto 12, Makam dan beberapa orang dalam foto di Pangururan
Deskripsi : Foto ini diambil pada tahun 1908 .

daerah sekitar pangururan

Foto 13, Daerah sekitar Pangururan
Deskripsi : Foto ini diambil pada tahun 1908 .

Foto 14, Daerah sekitar Pangururan 2
Deskripsi : Foto ini diambil pada tahun 1908 .

daerah sekitar pangururan

Foto 15, Daerah sekitar Pangururan 3
Deskripsi : Foto ini diambil pada tahun 1908 .

sebuah batu berbentu guci dan seorang pria

Foto 16, Sebuah batu berbentu guci dan seseorang di depannya
Deskripsi : Foto ini diambil pada tahun 1908 .

beberapa rumah orang dan lingkungan setempat di pangururan

Foto 17, Beberapa rumah, orang dan lingkungan setempat di Pangururan
Deskripsi : Foto ini diambil pada tahun 1910 .

beberapa orang diatas solu berada di atas kanal tano ponggol

Foto 18, Beberapa orang diatas solu berada di atas kanal di Pangururan
Deskripsi : Foto ini diambil pada tahun 1910 .

hari pekan di pasar pangururan

Foto 19, Saat hari pekan di pasar Pangururan
Deskripsi : Foto ini diambil pada tahun 1910 .

hari pekan di pasar pangururan

Foto 20, Saat hari pekan di pasar Pangururan
Deskripsi : Foto ini diambil pada tahun 1910 .

suasana salah satu jalan di pangururan tempo dulu

Foto 21, Suasana salah satu jalan di Pangururan
Deskripsi : Foto ini diambil pada tahun 1910 .

pemandangan indahnya danau toba dari pangururan

Foto 22, Pemandangan indahnya Danau Toba dari Pangururan .
Deskripsi : Foto ini diambil sekitar tahun 1910-1920 .

seorang pria dan kerbaunya dengan latar belakang danau toba

Foto 23, Seorang pria dan kerbaunya dengan latar belakang Danau Toba .
Deskripsi : Foto ini diambil sekitar tahun 1910-1920 .

pantai danau toba di pangururan

Foto 24, Pantai di Pangururan dan beberapa orang yang sedang berada di sekitarnya
Deskripsi : Foto ini diambil pada tahun 1914 .

solu di danau toba dan gunung pusuk buhit

Foto 25, Beberapa orang diatas perahu di Danau Toba dengan latar Pusuk Buhit
Deskripsi : Foto ini diambil sekitar tahun 1914-1919 . Pusuk Buhit, atau Gunung Pusuk Buhit merupakan salah satu puncak di [inggir barat Danau Toba. Dalam catatan sejarah suku Bangsa Batak, puncak Pusuk Buhit merupakan tempat awal mulanya suku Batak ada. Perlu teman-teman SibatakJalanJalan.com juga ketahui bahwa Gunung Pusuk Buhit merupakan salah satu gunung berapi yang terdapat di Sumatera Utara.

seorang anak kerbau dan padang rumput di pangururan

Foto 26, Pemandangan sekitar Pangururan juga seorang anak dan tampak banyak Horbo  disana, HORBO dalam bahasa Indonesia berarti kerbau
Deskripsi : Foto ini diambil sekitar tahun 1914-1919 .

domba,-kambing-dan-beberapa-orang-suku-bangsa-batak

Foto 27, Domba, kambing dan beberapa orang suku bangsa Batak
Deskripsi : Foto ini diambil sekitar tahun 1914-1919 .

solu di danau toba

Foto 28, Solu dan beberapa orang diatasnya, di Danau Toba .
Deskripsi : Foto ini diambil sekitar tahun 1914-1919 .

seorang pria dan kerbau-kerbaunya di pangururan

Foto 29, Seorang pria dan kerbau-kerbaunya
Deskripsi : Foto ini diambil sekitar tahun 1914-1921 .

kambing domba dan pria juga anak anak pangururan

Foto 30, Beberapa orang pria juga anak-anak dan kambing,dombanya
Deskripsi : Foto ini diambil sekitar tahun 1914-1921 .

sekumpulan kuda dan orang orang

Foto 31, Orang-orang dan banyak kuda 
Deskripsi : Foto ini diambil sekitar tahun 1914-1921 .

pantai danau toba di pangururan

Foto 32, Pemandangan pantai di Pangururan
Deskripsi : Foto ini diambil pada tahun 1915 .

perbukitan di pangururan

Foto 33, Sebuah perbukitan di Pangururan
Deskripsi : Foto ini diambil pada tahun 1917 .

kantor demang di pangururan

Foto 34, Kantor ‘Demang’ di Pangururan
Deskripsi : Foto ini diambil sekitar tahun 1920 . ‘Demang’ adalah sebutan untuk seseorang yang memiliki jabatan pimpinan daerah dalam pemerintahan Belanda dahulu di Indonesia.

pemandangan danau toba dan daerah sekitarnya

Foto 35, Pemandangan Danau Toba dan daerah sekitarnya yang indah dan menakjubkan
Deskripsi : Foto ini diambil pada tahun 1934 .

penanaman sebuah tiang untuk acara pesta horja

Foto 36, Penanaman sebuah tiang untuk acara ‘pengorbanan’ Pesta Horja .
Deskripsi : Foto ini diambil sekitar tahun 1936-1939 . Acara yang dimaksudkan sebagai ‘Pesta Hordja/Pesta Horja’, atau acara seperti kurban/pengorbabanan yang dikenal sebagai ‘Marbinda’. 

upacara adat batak pesta horja dengan menyembelih kerbau

Foto 37, Acara pengurbanan dengan mengurbankan seekor kerbau, tampak banyak orang yang menghadiri acara tersebut .
Deskripsi : Foto ini diambil sekitar tahun 1936-1939 .

acara pemandian pembersihan kerbau sebelum upacara adat pesta horja

Foto 38, Acara pemandian dan pembersihan kerbau sebelum dikurbankan oleh beberapa orang dewasa tampak juga dalam foto
Deskripsi : Foto ini diambil sekitar tahun 1936-1939 .

pohon bintatar di tengah kota pangururan

Foto 39, Pohon Bintatar di tengah kota Pangururan
Deskripsi : Foto ini diambil dengan tahun yang belum terkonfirmasi .


Demikian foto Sejarah dan Budaya bangsa Batak di Pangururan. Jangan lupa untuk dukung terus dan bagikan dengan cara SHARE/BAGIKAN juga FOLLOW/MENGIKUTI/SUBSCRIBE kepada teman-teman yang ada di seluruh dunia.
Sekian.

HORASSS !!!
Bagikan:

Posting Komentar

Top Ads

Middle Ads 1

Bottom Ads