Ide dan inovasi pengembangan Kepariwisataan Tapanuli Utara dengan teknologi sederhana QR-Code berbasis WEB dan BOT

Ide dan inovasi pengembangan Kepariwisataan Tapanuli Utara dengan teknologi sederhana QR-Code berbasis WEB dan BOT

Ide Pariwisata Tapanuli Utara


tugu rumah bolon di simpang empat kota tarutung
Simpang 4 (empat) kota Tarutung dengan tugu Rumah Bolon

Horas ... Horass .. Horasss .!!!

Tarutung terkenal dengan slogan kota wisata rohani, juga turis domestik dan luar negeri mengenal kota kelahiranku yang kecil namun menawan. Santer terdengar kemana-mana. 

Selain kota sebagai kota wisata rohani, bukan rahasia umum lagi bahwa kota Tarutung atau pada umumnya daerah Tapanuli Utara menyimpan segudang tempat wisata, mulai dari wisata air, seperti pemandian Air Soda yang hanya ada dua di dunia dimana salah satunya ada di desa Parbubu dan satunya lagi di Venezuela.

Kemudian air panas alami dengan aroma belerang yang tersebar di banyak tempat seperti di kecamatan Sipaholon, Hutabarat dan tempat terpencil lainnya hingga objek wisata peninggalan nenek moyang kita dahulu seperti Gua Natumandi, Salib Kasih, Prasasti dan Pohon Durian sebagai saksi dan cerita bagaimana kota Tarutung terbentuk dan masih banyak hal lainnya. 

Yang penulis sibatakjalanjalan.com ceritakan ini hanya masih di sekitaran Tarutung saja, belum turut semua tempat bersejarah dan memiliki sejarah di Tarutung hingga menjamah seluruh tempat, hingga pelosok. Dan nantinya akan mengenalkan teman-teman sibatakjalanjalan pada produk lokal yang disebut dengan kacang Sihobuk dan Ombus-ombus sebagai panganan oleh-oleh dari Tapanuli Utara. Yang terbaru adalah  kopi Sigarar Utang

Masih ada banyak lagi dan sangat banyak tempat maupun objek wisata yang mungkin teman-teman belum ketahui, meskipun teman-teman pembaca lahir di Tapanuli Utara. 

Lalu informasi apa yang sekiranya dapat kita manfaatkan dari kebenaran di atas ? 

Adalah kebenaran sejati bahwa kabupaten kita Berpotensi dalam wisata

Kemudian muncul pertanyaan, lalu adakah  kendala kita saat ini ? 

Kendala kita adalah informasi terbuka untuk publik dan panduan langsung

Bagaimana mungkin ? 

Jika anda cukup sabar dan penasaran Sibatak akan menjelaskan dengan lebih detail juga dengan bahasa yang lugas dan mudah dimengerti untuk memahami permasalahan ini.


Terlepas dari semua komentar miring kita pada pemerintah dan pertanyaan argumentasi yang terkadang bersifat retorika, Sibatak ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk saling menerima kekurangan dan kelebihan masing-masing.

Demi memajukan daerah kita bersama dan dengan meminjam slogan pemerintah Sumatera Utara terdahulu di era Gubernur Alm. Raja Inal Siregar, dengan slogannya Marsipature Hutanabe (alias MARTABE) yang memiliki arti mari benahi kampung masing-masing atau dalam perluasan makna dari Ayo pulang ke desa dan membangun desa, yang saya maksudkan desa adalah Tapanuli Utara.

Dengan Teknologi Sederhana Namun Tepat Guna
Dengan kecanggihan zaman modern saat ini membuat hampir seluruh produsen lokal dan internasional berlomba-lomba menjadi yang terbaik dengan menghasilkan telepon pintar yang uptodate, multifungsi hingga fitur yang segudang. 


Siapa dari antara kita yang saat ini tidak memiliki smartphone

Mungkin persentasinya sangat kecil dibanding yang tidak memiliki smartphone, atau bahkan tidak mengenal. 
Salah satunya kemampuan telepon pintar atau smartphone ini adalah membaca QRCode atau Kode-QR merupakan singkatan dari Quick Respon Code atau pembaca kode dengan reson cepat. 
Teknologi ini sebenarnya sudah lama digunakan pada pelacakan kendaraan, alamat, URL, nomor telepon, teks dan sms, surat harian, tanda-tanda, kartu nama dan media lainnya. 

Kehadiran kode ini memungkinkan audiens brinteraksi dengan media yang ditempelinya melalui ponsel secara efektif dan efisien. Pada kepentingan lainnya memungkinkan untuk memasukkan logo, klip video, foto dengan tetap menjaga keasliannya (anda dapat membaca referensinya https://id[dot]wikipedia[dot]org/wiki/Kode_qr). 

Contohnya adalah sebagai berikut :
contoh qr code
Contoh kode QRCode yang dapat di scan dengan telepon pintar


Teknologi pada kepariwisataan sebelumnya sudah diterapkan di negara besar seperti Jepang, Inggris  dan berita baiknya di Negara Rusia tepatnya di kota Moskow dan Saint Petersburg. 

QRCode digunakan sebagai alat pembayaran melalui ponsel, sebagai sumber informasi kedatangan dan keberangkatan kereta dan di lantai-lantai museum anda akan menemukan QRCode yang akan memberikan informasi tentang pameran yang akan berlangsung, sejarah lukisan dan penulis, cerita audio dan hal menarik lainnya penggalan beritanya anda dapat baca https://id[dot]rbth[dot]com/discover_russia/2014/07/22/sepuluh_aplikasi_terbaik_bagi_turis_pengunjung_moskow_dan_sai_24467.


Nah cukup baikkan sebagai referensi dan sebenarnya cocok diterapkan pada objek wisata Tapanuli Utara.


Penerapan Teknologi

Sama seperti halnya di Inggris saya sangat menyarankan QRCode ini ditempatkan pada tempat-tempat terjangkau dan mudah terlihat, aman serta lebih baik memiliki dudukan/plakat sendiri. 

Sasaran pada teknologi ini secara langsung yaitu :

a. Memberikan Informasi

Terlepas dari segala cerita mistis yang kerap dan akrab desas-desusnya di kalangan masyarakat sehingga menghilangkan kenyamanan serta eksplorasi dari objek wisata itu sendiri, informasi yang diberikan oleh teknologi ini kiranya menjadi crosscheck dari informasi yang berkembang di masyarakat dalam hal mistis, dalam membantu masyarakat agar membuka wawasan juga fikiran lebih maju lagi namun jika suatu objek memiliki mitos maupun legenda umumnya masih lebih dapat diterima oleh para turis dan tidak menghilangkan kesan positif dari suatu tempat itu sendiri.

    Untuk tahap awal atau dikenal dengan tahap alpha/beta testing QRCode cukup memiliki  tampilan informasi mengenai suatu daerah, aturan, larangan, nomor pihak sekitar yang dapat dihubungi, pihak kepolisian/berwenang apabila sekiranya ada kondisi genting/bencana dan alangkah lebih baik jika nantinya dapat terintegrasi langsung dalam web.

b. Memberikan pilihan destinasi berikutnya
Pemetaan suatu wilayah sangatlah terbuka dalam teknologi saat ini. Batas batas wilayah dan bahkan ketinggian, ukuran dan struktur bagunan kota dapat kita lihat jelas pada aplikasi GoogleMaps/Google Street View

QRCode nantinya akan memberikan turis arah destinasi berikutnya melalui pilihan dan keinginan. Contohnya dari lokasi Salib Kasih ke Gua Natumandi, atau destinasi terpencil lainnya dengan pengarahan maupun informasi terkait lainnya.

c. Memiliki pemandu
QRCode pada tahap selanjutnya akan diintegrasikan dengan bot/chatbot layaknya merasakan/mendengar panduan perjalanan secara langsung layanan Google Now baik perjalanan wisata maupun informasi tentang sesuatu dalam bentuk suara seperti seseorang yang tahu segala informasi yang anda butuhkan .



Siapa yang diuntungkan Dengan Hal ini ?
Tentunya seluruh lapisan masyarakat dari pedagang kecil hingga penyedia tempat penginapan, rekreasi, pedagang asongan, penjual pernak-pernik hingga jajan khas dan tentunya pemerintah melalui pemasukan APBD.
 
Dengan bertambahnya pengunjung baik turis asing maupun daerah serta mengembalikan citra daerah kita yang tidak hanya berpusat pada wisata rohani saja namun juga menjadi ''kota sejuta wisata'',  kalau bagi Sibatak Tarutung itu kota sejuta kenangan.

Contoh komoditi serta aset daerah seperti kopi sigarar utang, ulos batak, kacang sihobuk, buah tangan dan lain sebagainya.

foto kacang sihobuk

Kacang Sihobuk
dalam kemasan dan juga dijual dalam berbagai tipe ukuran takaran maupun penimbangan (perliter/kaleng) dalam perdagangan pasar

kacang sihobuk dengan kemasan plastik
Kacang Sihobuk dalam bentuk pengemasan sederhana

salah satu sumber mata air panas di kecamatan sipaholon
Salah satu sumber air panas alami di kecamatan Sipaholon

sumber mata air panas dari sudut pandang atas
Tampak dari atas sumber air panas


buah kopi dan kafe kopi modern
Kopi Sigarar Utang yang menjadi salah satu kopi yang diolah dan dijual oleh kedai kopi asal Amerika

alat pengolahan biji kopi secara tradisional
Salah satu pengolahan kopi dengan cara tradisional

kain ulos
Tenun atau Ulos Batak yang menjadi warisan leluhur dan identitas orang Batak

buah nenas dari kecamatan sipahutar
Nenas menjadi salah satu komoditi di kecamatan Sipahutar dan diolah menjadi berbagai macam seperti selai bahkan keripik

hidangan mie gomak di atas meja makan
Meja makan dengan Mie Gomak atau Spageti Batak

pemandian air soda di desa parbubu kecamatan tarutung
Air Soda yang hanya ada 2 (dua) di Dunia, salah satunya berada di desa Parbubu

Dan Masih banyak lagi, hal ini tidak terlepas kemungkinan kita putra-puteri Tapanuli Utara yang akan membuka pintu lapangan pekerjaan baru maupun usaha baru. 

Teman-teman sibatakjalanjalan dapat membantu tim kami MeemTechnology untuk mewujudkan semua ini menjadi kenyataan dengan melakukan crowdfunding/fundrising atau penggalangan dana di situs kitabisa.com dan jika dana yang terkumpul mencapai Rp. 1.000.000 (satu juta rupiah) saya dan teman-teman akan bergerak mendesain dan membuat prototipe serta aplikasi langsung pada objek wisata.

Penutup
Saya selaku putra daerah Tapanuli Utara menerima kritik mapun saran yang anda miliki yang sekiranya di hari depan berharga bagi kami untuk semakin belajar ke depannya. Kiranya jika ada kesalahan kata, ejaan pada kalimat kami berharap agar kita saling mengingatkan. Salam saya founder MeemTechnology Matius Celcius Sinaga, kontak yang bisa dihubungi :

https://kitabisa[dot]com/pariwisatataput #OrangBaik

Syaloom.

Sunting : 01-November 2020 22:54WIB

Posting Komentar

0 Komentar