14 Contoh Bisnis Pariwisata dalam Industri Akomodasi pariwisata

14 Contoh Bisnis Pariwisata dalam Industri Akomodasi pariwisata

Bisnis Akomodasi Pariwisata


Jenis-jenis Bisnis Akomodasi Pariwisata dapat teman-teman www.sibatakjalanjalan.com bedakan sesuai dengan jenis akomodasi dan strategi pengelolaan dan pemasarannya.

bisnis pariwisata dalam industri pariwisata bali


Contoh Bisnis Pariwisata sebagai berikut :

  1. Hotel adalah salah satu jenis akomodasi bisnis pariwisata yang mempergunakan sebagian atau seluruh bangunan untuk menyediakan jasa pelayanan penginapan, makan dan minum serta jasa bisnis pariwisata lainnya bagi umum, yang dikelola secara komersil.

  2. Motel, ada beberapa pengertian tentang motel, yaitu:
    a. Bangunan yang terletak di luar pusat kota dan daerah sekat high way (jalan raya), biasanya pada bangunan itu disediakan penginapan dalam bentuk apartemen dan dapat untuk tempat tinggal kurang dari 24 jam, apartemen itu memiliki pintu masuk tersendiri dan satu garasi atau tempat parkir mobil.

    b. Gabungan dari dua kata, yakni motor dan hotel, yaitu hotel yang menyedikan fasilitas khusus, yakni kendaraan bermotor.

    c. Motor hotel, yaitu sejenis akomodasi bisnis pariwisata yang biasanya terdapat di antara dua kota besar, tempat para pengendara mobil dapat beristirahat sesudah perjalanan jauh dan baru meneruskan perjalanannya pada keesokan harinya; mobil pemilik dapat diparkir dekat kamar. 

  3. Guest House adalah sejenis akomodasi bisnis pariwisata yang dapat dimiliki oleh suatu perusahaan atau instansi yang diperuntukkan bagi para tamu yang menginap dan mendapatkan pelayanan makan dan minum.

    Dalam pengertian aslinya, guest house merupakan akomodasi yang mempunyai fasilitas sederhana.

    Termasuk dalam jenis ini, di Indonesia dikenal dengan nama Pondok Wisata 

  4. Youth Hostel/penginapan remaja adalah bangunan bagi para pejalan muda, penaik sepeda, dan sebagainya dapat tinggal dan makan atau menyediakan makanannya sendiri dengan murah.

  5. Apartemen adalah bangunan bisnis pariwisata yang menyediakan jasa akomodasi jangka lama untuk sejumlah orang dalam unit tersendiri dengan ruang tidur, ruang makan, dapur dan ruang tamu (Sitting Room).

  6. Apartement Hotel bangunan bisnis pariwisata bercorak hotel yang terdiri dari beberapa apartement yang tidak menyediakan jasa catering (pelayanan makan).

  7. Pension/Rumah penginapan dahulu disediakan untuk para purna tugas.

  8. Lodgments merupakan bisnis pariwisata yang bisa juga dikatakan sebagai hotel kecil yang menyediakan penginapan dan makan pagi tamu dengan tarif tertentu.

    Perlengkapannya diatur menurut tingkat dan kepentingan tamu. Usaha penginapan dengan makan dalam bentuk kecil ini biasanya hanya menempati satu atau dua lantai suatu bangunan bertingkat.

    Akomodasi bentuk ini menyediakan ruangan umum untuk suatu acara tertentu.

  9. Camping ground (Bumi perkemahan). Camping ground adalah bisnis pariwisata yang area wisata yang sangai cocok dan aman untuk mendirikan tenda-tenda untuk melakukan camping bersama kelompoknya.

    Dalam bahasa asingnya disebut camping, adalah tempat yang agak luas diperuntukan bagi mereka yang sedang mengadakan perkemahan dengan tanpa dipungut bayaran.

    Tempat ini mempunyai sifat administrasi dengan peraturan - peraturan tertentu untuk menyelesaikan segala sesuatu mengenai fasilitas – fasiltas serta kebutuhan - kebutuhan bagi mereka yang hendak berkemah.

    Di tempat itu lalu didirikan kemah - kemah, diatur secara bersama-sama dengan mereka yang berkemah. Berkemah atau camping ini disebut dalam bahasa teknisnya ber-caravan.

  10. Caravan adalah bisnis pariwisata Mobil yang dipergunakan sebagai fasilitas akomodasi yang lengkap seperti yang ada di kamar hotel yang disewakan untuk keluarga, dapat dipergunakan untuk rekreasi di kawasan pantai atau tempat tertentu sesuai dengan keinginan pemakainya.

  11. Home stay adalah suatu jenis akomodasi bisnis pariwisata yang berasal dari rumah - rumah rakyat yang telah ditingkatkan fasilitas dan sarananya, sehingga memenuhi syarat -syarat kesehatan, yang disewakan kepada wisatawan

  12. INN – Hotel (Holiday- Inn) Suatu tempat bisnis pariwisata yang menyediakan penginapan, makan dan minum, serta pelayanan umum lainnya, disewakan kepada orang – orang yang singgah untuk sementara waktu dengan jangka waktu menginap terbatas, biasanya lokasinya berada dekat kawasan pantai.

  13. Boatel (boat-perahu) Sejenis akomodasi yang berlokasi di sekitar pantai atau danau berupa kapal yang disewakan untuk keluarga, serta dilengkapi dengan fasilitas seperti layaknya kamar di hotel dan fasilitas untuk rekreasi diatas air sungai, danau atau laut, dengan program paket yang di sepakati bersama.

  14. Restoran, Suatu usaha bisnis kuliner/bisnis pariwisata yang dapat berdiri sendiri juga bisa berada dalam operasional sebuah hotel yang merupakan fasilitas hotel dalam menyediakan pelayanan makanan dan minuman. 

Restoran ini merupakan sarana fasilitas pariwisata yang merupakan usaha bisnis produk kuliner; makanan dan minuman (catering service) atau usaha jasa boga yang berkualitas. 

Segala macam produk kuliner yang berkualitas dan layak dijual dan disajikan di beberapa tempat usaha restoran yang dapat di nikmati wisatawan selama berwisata di daerah wisata tersebut.

Bisnis usaha pariwisata yang disediakan untuk memenuhi kebutuhan dan diperlukan oleh wisatawan, namun dapat diartikan pula keseluruhan pengalaman yang dialami wisatawan yang tidak mereka dapatkan di Negara asal mereka.

Restaurant adalah penyedia jasa makan dan minum (meals) dan sangat dibutuhkan karena pada hakikatnya setiap wisatawan dalam perjalanan wisata harus terjamin kebutuhan makan dan minumnya. 

Restoran yang ada di hotel memiliki berbagai jenis dan menu makanan yang berbeda spesifikasinya juga type pelayanannya seperti:

Coffee shop, Cafetaria; Soda Fountain (Pool Snack Bar); Supper Club; Main Dinning Room; dan Spesific restaurant yang menyesuaikan dengan menu yang di tawarkan sesuai dari daerah atau Negara asalnya: Japanese restaurant; Chinese

Berbagai Restaurant yang ada di hotel banyak jenisnya dan berbeda peruntukannya ada yang berdiri sendiri di luar hotel dengan menyediakan berbagai menu makanan untuk Breakfast; Lunch; Dinner dan Supper baik secara jamuan Buffet maupun Ala Carte, dengan pelayanan yang berkualitas internasional semua tujuannya untuk menciptakan kepuasan tamunya.


Beberapa jenis tatacara penyajian menu (meals) dalam bisnis pariwisata : 

    1. Buffet/Prasmanan, adalah penyajian makanan dan minuman dengan aturan setiap peserta berhak menikmati sajian yang dihidangkan sepuasnya.

    2. Set menu atau fix menu adalah penyajian menu makanan dan minuman secara paket dan setiap peserta hanya berhak menikmati menu yang telah ditentukan (fixed) untuk paketnya masing-masing.

    3. In-Box/Take away adalah penyajian makanan dan minuman dalam box (bungkus), dimana alternative ini diambil jika waktu dari sebuah kunjungan wisata waktunya sangat sedikit/ terbatas dan tidak memungkinkan untuk singgah untuk waktu yang lama pada sebuah rumah makan / hotel restaurant untuk menikmati meals nya (Breakfast inbox; LunchBox).

Posting Komentar

0 Komentar