Makna Tekstual Dan Musikal Lagu Sipukkah Huta Pada Masyarakat Simalungun

Makna Tekstual Dan Musikal Lagu Sipukkah Huta Pada Masyarakat Simalungun Oleh Natalia Nainggolan


Sipukkah Huta merupakan salah satu nyanyian masyarakat Simalungun yang diciptakan oleh Agus Erdiaman Purba. Sipukkah Huta (pembuka kampung) adalah nyanyian ajakan kepada masyarakat Simalungun agar selalu mempertahankan identitas dirinya sebagai halak Simalungun, selalu menjaga dan melestarikan kearifan lokal dan berpegang teguh pada prinsip Habonaron Do Bona

Dalam penulisan ini, penulis akan menggunakan metode bersifat kualitatif yang menghasilkan data deskriptif dan teori semiotik untuk menganalisa makna teks lagu Sipukkah Huta serta untuk menganalisis melodi menggunakan teori weighted scale (bobot tangga nada). 

Selain itu, untuk mendukung teori weightedscale (bobot tangga nada) digunakan juga cara mendeskripsikan music(description of musicalcompositions) yang dikemukakan oleh Bruno Nettle

makna tekstual dan musikal lagu sipukkah huta pada masyarakat simalungun

Hasil Penelitian ini memiliki makna lagu Sipukkah Huta untuk mengajak masyarakat Simalungun agar lebih membenahi diri, meningkatkan kualitas diri, mengajak masyarakat Simalungun agar menghargai, menjaga dan melestarikan kebudayaan Simalungun, memberikan motivasi kepada masyarakat agar semakin mengasah keahlian masing-masing demi membawa nama baik Simalungun, memberikan nasehat kepada masyarakat agar memegang erat filosopi Simalungun yaitu :
Habonaron Do Bona bahwasanya suatu sikap, perilaku dan ideology harus berlandaskan kebenaran.

Lagu Sipukkah Huta merupakan nyanyian ajakan serta berisikan nasehat kepada masyarakat Simalungun khususnya untuk masyarakat yang memiliki marga (sinaga, saragih, damanik, purba) dan namarahap Simalungun agar selalu mempertahankan identitas dirinya sebagai suku Simalungun, lagu ini juga mengajak kepada masyarakat Simalungun dimanapun mereka berada harus menghargai dan menjaga serta melestarikan kearifan lokal dan berpegang teguh pada prinsip Habonaron Do Bona (filosopi hidup suku Simalungun yaitu suatu sikap, etika perilaku dan ideologi yang berlandas atas kebenaran).

Makna teks lagu Sipukkah Huta, yaitu :

1. Mengajak masyarakat Simalungun agar lebih membenahi diri,meningkatkan kualitas diri, meningkatkan SDM (Sumber Daya Manusia) nya agar mampu bersaing secara sehat dengan masyarakat lainnya khususnya di dalam kepemimpinan Simalungun.
2. Mengajak masyarakat agar masyarakat Simalungun menghargai, menjaga dan melestarikan kebudayaan Simalungun.
3. Memberikan Motivasi kepada masyarakat agar semakin mengasah keahlian masing-masing demi membawa nama baik Simalungun.
4. Memberikan nasehat kepada masyarakat agar memegang erat filosopi Simalungun yaitu Habonaron Do Bona bahwasanya suatu sikap, perilaku dan ideology harus berlandaskan kebenaran. 

Bentuk atau pola nyanyian lagu Sipukkah Huta ini adalah Strophic atau gaya nyanyian yang diulang namun dengan teks yang berbeda. Hal ini dapat dikatakan bahwa lagu Sipukkah Huta merupakan nyanyian yang mementingkan teks daripada melodi yang disebut logogenic. Dari segi melodi lagu Sipukkah Huta sangat menyentuh dan mudah untuk dipahami masyarakat Simalungun.

Download Makna Tekstual Dan Musikal Lagu Sipukkah Huta Pada Masyarakat Simalungun

Bagikan:

Posting Komentar

Top Ads

Middle Ads 1