Teks Dan Struktur Melodi Ende Sitogol Pada Masyarakat Batak Angkola Di Kota Padang Sidempuan

Teks Dan Struktur Melodi Ende Sitogol Pada Masyarakat Batak Angkola Oleh Raja Syarif Siregar


Ende sitogol adalah salah satu budaya bagi masyarakat Angkola, khususnya Padang Sidempuan, yang berupa nyanyian untuk mengungkapkan perasaan, baik perasaan sedih karena ditinggal pasangan, atau kekecewaan karena ditinggal mati salah satu keluarga. 

Ende sitogol (nyanyian yang mengungkapkan kesedihan hati) ini tidak dinyanyikan secara berkelompok, tetapi dinyanyikan secara pribadi, dan tidak di tempat ramai melainkan di tempat sepi seperti di bukit yang jauh dari penduduk. 

Dalam menyanyikan ende sitogol ini, bisa juga diiringi dengan alat musik khas Angkola misalnya nung-neng, dan suling.

teks dan struktur melodi ende sitogol pada masyarakat batak angkola di kota padang sidempuan


Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami makna tekstual dan, struktur melodi ende sitogol dalam kebudayaan Batak Angkola di kota Padang Sidempuan. Hasil penelitian, berdasarkan hasil observasi dan wawancara peneliti dengan narasumber peneliti melihat keberadaan ende sitogol saat ini mengalami penurunan pembelajarannya kepada generasi muda. 

Tetapi masih ada sanggar – sanggar kesenian di kota Padang Sidempuan yang masih melestarikan nyanyian ini. Hal ini lah yang membuat penulis tertarik ingin meneliti lebih lanjut tentang makna teks dan struktur melodi ende sitogol dalam kebudayaan Batak Angkola di kota Padang Sidempuan.

Dari uraian – uraian tentang permasalahan dan pembahasan yang telah dikemukakan pada bab – bab sebelumnya, maka pada bab ini penulis mencoba membuat kesimpulan mengenai Analisis Teks dan 

Melodi Ende Sitogol Pada Masyarakat Batak Angkola di Kota Padang Sidempuan sebagai berikut:

1. Ende Sitogol yaitu nyanyian vokal tradisi yang didalamnya berupa syair isi hati yang menyanyikan ende tersebut, Ende Sitogol ini bisa juga disebut nyanyian jiwa. Bentuk teks rata – rata berupa pantun yang didalamnya ada sampiran dan isi, biasanya dinyanyikan dengan seseorang dengan gaya dan suara yang lantang, tinggi, dan merdu. Dilaksanakan diluar desa seperti di kebun atau tempat yang sepi
2. Penggunaan Ende Sitogol ini dipakai dalam konteks pribadi
3. Teks Ende Sitogol berupa kalimat sebuah nyanyian untuk menyampaikan perasaan isi hati yang seseorang yang menyanyikannya
4. Teks Ende Sitogol juga digolongkan sebagai teks yang bersifat melismatik. Melismatik berarti satu suku kata dapat dinyanyikan dengan beberapa nada.
5. Sesuai dengan perjalanan waktu dalam konteks kebudayaan Batak Angkola, maka institusi nyanyian tradisi ende sitogol tidak ada mengalami perubahan – perubahan. Jika melihat keberadaannya saat ini, nyanyian ini mengalami penurunan pembelajarannya kepada generasi muda. Tetapi masih ada sanggar – sanggar kesenian di kota Padang Sidempuan yang masih melestarikan nyanyian ini.

Download Teks Dan Struktur Melodi Ende Sitogol Pada Masyarakat Batak Angkola Di Kota Padang Sidempuan

Bagikan:

Posting Komentar

Top Ads

Middle Ads 1