Melodi dan Harmoni Instrumen Trumpet, Saxophone, dan Trombone Kebudayaan Masyarakat Adat Batak Toba

Analisis Penggarapan Melodi Dan Harmoni Instrumen Trumpet, Saxophone, Dan Trombone Pada Ensambel Musik Tiup Artista Dalam Membawakan Tiga Reportoar Gondang Di Kota Medan oleh Gomgom Jefry Silaban


Pembicaraan tentang musik tiup merupakan unsur yang tidak dapat terpisahkan dari kebudayaan masyarakat adat Batak Toba, baik dalam upacara adat pernikahan maupun upacara adat kematian yang kini fungsinya semakin bekembang, bukan hanya sebagai hiburan namun digunakan untuk memainkan hampir keseluruhan reportoar yang dimainkan pada upacara adat. 

Seiring perkembangan waktu ensambel musik tiup mengalami pengurangan instrumen dan kini hanya dengan instrumen saxophone, trumpet sopran, dan trombone dapat digolongkan sebagai musik tiup.
Struktur melodi setiap instrumen musik tiup (terumpet, saxophone, dan trombone) dalam memainkan reportoar gondang saneang nagalaut, sibungari, dan didang didang adalah menggunakan tangga nada diatonis. 

Fungsi dan penggunaan instrumen trumpet memainkan alur melodi yang sama dengan sulim yang membawakan melodi dasar reportoar yang dimainkan, instrumen saxophone akan memainkan interval 2M atau atau interval 3M atau, kemudian instrumen trombone akan berperan sebagai doal yang cara memainkannya seperti memberi aksen yang umumnya berada di up beat.

melodi dan harmoni instrumen trumpet saxophone dan trombone kebudayaan masyarakat adat batak toba

  1. Proses belajar para pemain ensambel musik tiup sehingga dapat menghasilkan harmonisasi yang baik dalam membawakan reportoar gondang adalah dimulai dari seseorang harus menjadi asisten didalam sebuah group musik, dimana tugasnya adalah mengangkat alat-alat musik dan sound, setelah dianggap layak untuk belajar maka orang tersebut akan dipinjamkan alat musik tiup yang ingin dipelajarinya, kemudian akan diajari teknik-teknik dasar seperti : teknik peniupan, teknik penjarian, dan teknik lidah.
    Kemudian orang tersebut akan selalu datang pada setiap penampilan group musik tersebut untuk belajar bermain di atas panggung secara langsung.
    Dari setiap penampilan yang dijalani orang tersebut lah ia dapat belajar bagaimana menjadi seorang pemain musik tiup sehingga dapat menghasilkan harmonisasi yang baik.

  2. Struktur melodi setiap instrumen musik tiup (terumpet, saxophone, dan trombone) dalam memainkan reportoar gondang saneang nagalaut, sibungari, dan didang didang adalah menggunakan tangga nada diatonis, walaupun instrumen seruling dan trumpet memainkan melodi yang sama dan menggunakan tangga nada pentatonik dalam hal ini 1,2,3,4,5 namun  harmoni yang diciptakan dari gabungan ketiga alat musik tiup ini menjadikan struktur melodi yang di gunakan terdengar menjadi diatonic, harmoni yang di hasilkan umumnya membentuk akor I dan IV.

  3. Fungsi dan penggunaan masing masing instrumen musik tiup (trumpet, saxophone, dan trombone) dalam memainkan reportoar gondang adalah instrumen trumpet memainkan alur melodi yang sama dengan sulim yaitu membawakan melodi dasar reportoar yang dimainkan, instrumen saxophone akan memainkan interval 2M atau dalam masyarakat Batak Toba disebut suara dua atau interval 3M atau suara tiga, kemudian instrumen trombone akan berperan sebagai doal yang cara memainkannya seperti member aksen yang umumnya berada di up untuk memberikan aksen, selain memainkan instrumennya setiap pemain musik tiup juga bertugas sebagai penyanyi trio pada saat parhata meminta lagu tertentu, hal ini khususnya terjadi pada saat acara mangulosi, lagu lagu yang dibawakan adalah lagu pop rohani dan pop daerah.

Bagikan:

Posting Komentar

Top Ads

Middle Ads 1

Bottom Ads