Musik Pengiring Dan Struktur Gerak Tortor Balang Sahua

Musik Pengiring Dan Struktur Gerak Tortor Balang Sahua oleh Herdiansah Putra Purba


Tortor balang sahua adalah gerakan tari yang menirukan gerakan balang sahua atau yang biasa disebut sebagai belalang sembah. Tortor balang sahua merupakan tarian yang selalu ditampilkan dengan iringan musik tradisional ensambel gonrang sipitu-pitu dalam konteks pertunjukan Rondang Bittang, Marsombuh Sihol, Pagelaran Seni dan Budaya Simalungun, dan Festival Budaya Simalungun.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis musik pengiring dan struktur gerak tortor balang sahua serta hubungan antara keduanya. Teori yang digunakan dalam menganalisis gerak tari adalah teori morfologi structural tentang syarat analisis struktural dalam unit sebuah tari yang disebut elemen kinetik yang terdiri dari ragam gerak, pola lantai, motif gerak, frase gerak, bentuk tari, hitungan tari, dan busana tari. 

Sedangkan, teori yang digunakan dalam menganalisis musik pegiring ialah teori struktur melodi (weighted scale) tentang parameter deskripsi melodi yang terdiri dari tangga nada, nada dasar, wilayah nada, jumlah nada, jumlah interval, pola kadense, formula melodik, dan kontur. 

Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pegumpulan data yaitu studi kepustakaan, studi lapangan, dan desk work. Studi kepustakaan dilakukan dengan membaca buku-buku, skripsi, makalah, dan jurnal yang berhubungan dengan tortor balang sahua. 

Studi lapangan dilakukan dengan melakukan observasi (kunjungan langsung ke dalam Sanggar Tortor Elak-Elak), wawancara dengan informan, perekaman video dan audio ketika wawancara, dan memotret atau mengambil gambar saat berada di Sanggar Tortor Elak-Elak. Desk work dilakukan dengan mengolah dan menganalisis semua data yang diperoleh dari studi kepustakaan dan studi lapangan yang telah dilakukan secara bertahap. 

Yang menjadi hasil dari penelitian ini adalah bahwa tortor balang sahua diiringi ensambel gondrang sipitu-pitu dengan repertoar yaitu gual imbou manibung yang memiliki struktur melodi yang dibangun dengan menggunakan tangga nada hexatonic.
 
Sedangkan, struktur gerak tortor balang sahua dibangun oleh beraneka ragam gerak yang menyerupai gerakan belalang yang bersifat menghibur.

Tortor balang sahua adalah tarian yang dilaksanakan dalam konteks hiburan masyarakat Simalungun. Pada zaman dahulu tarian ini dipertunjukkan dan dipertontonkan di balai bolon kerajaan untuk menghibur raja. Seiring berjalannya waktu dan berkembangnya zaman, tortor balang sahua kini ditampilkan dalam konteks pertunjukan Rondang Bittang, Marsombuh Sihol, Pagelaran Seni dan Budaya Simalungun, dan Festival Budaya Simalungun.

Pertunjukan tortor balang sahua biasanya diadakan di dalam maupun di luar ruangan yang disesuaikan berdasarkan kebutuhan acara. Kostum yang digunakan dalam tortor balang sahua disesuaikan dengan kostum laki-laki seperti baju kemeja hitam koko dan celana hitam panjang. Tidak ada properti yang digunakan dalam tarian ini, dibutuhkan hanya mimik wajah yang menyerupai belalang sembah (balang sahua). 

Komposisi penari yang digunakan dalam tortor balang sahua dapat dilakukan oleh satu orang atau lebih, tetapi biasanya tarian ini hanya ditampilkan oleh satu orang saja. Penari tortor balang sahua dapat dipertunjukkan oleh laki-laki maupun perempuan, namun yang sering ditampilkan dalam acara-acara kesenian Simalungun adalah seorang laki-laki.

Tortor balang sahua adalah sebuah tari yang struktur geraknya menirukan gerakan balang sahua atau yang biasa disebut sebagai belalang sembah, seperti mencari makan dan terbang di udara. Tarian ini sering dipertunjukkan oleh Sanggar Elak-Elak Simalungun dalam berbagai pertunjukan di Simalungun.

Download Musik Pengiring Dan Struktur Gerak Tortor Balang Sahua

Bagikan:

Posting Komentar

Top Ads

Middle Ads 1