Profil singkat Tapanuli dahulu disebut Residen Tapanuli

Sejarah Provinsi Tapanuli dahulu - Residen Tapanuli



Pada masa Hindia-Belanda, Tapanuli merupakan daerah administrasi dengan nama ‘Residentie Tapanoeli’ atau dalam bahasa Indonesianya adalah “Karesidenan Tapanuli”. Tapanuli sendiri memiliki nomor polisi kendaraan dengan kode BB dan BK untuk wilayah Sumatera Utara selain daripada Tapanuli, atau daerah Sumatera Timur dahulu.

Tapanuli bukan merupakan nama dari suku, namun suku asli yang mendiami wilayah Tapanuli utamanya adalah suku bangsa Batak dan suku Melayu di wilayah pesisir.


profil singkat tapanuli dahulu disebut residen tapanuli

Tapanuli Utara

Semenjak tahun 1947 tahun dimana setelah kemerdekaan Republik Indonesia maka Kabupaten Tanah Batak dibagi menjadi 4 kabupaten terpisah. Yaitu kabupaten Tapanuli Utara dengan ibukotanya adalah kota kelahiran penulis sibatakjalanjalan.com yaitu Tarutung, kemudian kabupaten Humbang Hasundutan dengan ibukotanya Dolok Sanggul, kabupaten Toba Samosir ibukotanya Balige dan kabupaten Dairi yang ibukotanya Sidikalang.

Di Tapanuli Utara terdapat 15 kecamatan yang wilayah kecamatan dengan luas areal terbesar dengan ukuran 567,58km2 yaitu kecamatan Garoga dan kecamatan terkecil yaitu kecamatan Muara dengan luas sekitar 79,75 km2.

Tapanuli Tengah

Tapanuli Tengah berada di pesisir barat Sumatera Utara dengan mayoritas penduduknya adalah suku Batak dan suku Melayu pesisir.

Dengan 20 kecamatan yang ada di Tapanuli Tengah, jumlah penduduk yang berada di Tapanuli Tengah berkisar 324.006 jiwa.

Tapanuli Tengah tidaklah sama dengan Sibolga, meski wilayah kabupaten dan kota Madya ini saling berdekatan. Kota Sibolga yang terkenal dengan pelabuhannya yang sibuk dan jalur kapal Samudra. Ada yang menyebut bahwa kota Sibolga merupakan kota Ikan, dan memang benar bahwa sejak dahulu kota Sibolga memang merupakan kota penghasil ikan dari para nelayan-nelayannya.

Tapanuli Selatan

Di Kabupaten Tapanuli Selatan, etnis Batak Angkola merupakan penduduk yang mendiami kabupaten Tapanuli Selatan dengan dominasi marga Harahap dan Siregar yang sangat banyak.

Tapanuli Selatan memiliki 14 kecamatan, 37 kelurahan dan 211 desa dengan luas wilayah 6.030,47Km2, jumlah penduduk dengan total 303.428 jiwa di tahun 2017.

Kabupaten Tapanuli Selatan juga telah mengalami pemekaran menjadi 3 buah kabupaten, yaitu Kabupaten Padang Lawas Utara dengan ibukotanya Gunung Tua dan Kabupaten Padang Lawas dengan ibukotaya Sibuhuan 

Sibolga

Sibolga merupakan kota madya terkecil di Indonesia. Meski begitu, Sibolga mempunyai segudang pesona dan destinasi wisata yang cocok teman-teman sibatakjalanjalan kunjungi. 

Seperti halnya bahwa kota Sibolga dan beberapa pulau di dekatnya merupakan tempat dimana dilakukannya pengambilan film Kingkong, lalu Sibolga dengan segudang makanan khas dengan nuansa laut yang khas. Juga Sibolga memiliki sejarah sebagai pusat ibukota Residen Tapanuli masa Hindia Belanda.

Jarak kota Sibolga dari kota Medan adalah 360 KM.

Sibolga hanya memiliki 4 buah kecamatan saja, yaitu kecamatan Sibolga Sambas, Sibolga Selatan, Sibolga Utara dan Sibolga Kota.

Bagikan:

Posting Komentar

Top Ads

Middle Ads 1