Tempat wisata Alam di Berastagi, Puncak Siosar dan Bukit Gundaling

Wisata Alam HITS di Berastagi, Puncak Siosar dan Bukit Gundaling


Berastagi merupakan kecamatan yang memiliki segudang objek wisata dan posisinya berada di dataran tinggi Karo, Sumatera Utara. Berastagi sendiri berada 70 Km dari kota Medan dan diapit dengan dua gunung yang terkenal, yaitu gunung Sinabung dan gunung Sibayak.

Tempat wisata di Berastagi yang akan sibatakjalanjalan bahas kali ini yaitu Puncak Siosar dan Bukit Gundaling.

Jika kebetulan nanti teman-teman sibatakjalanjalan berkunjung ke Berastagi di tanah Karo. Sangat penulis rekomendasikan untuk teman-teman mencoba beberapa buah pilihan khas dan ditanam di Berastagi. Seperti jeruk, strawberry, markisa, alpukat, sayur lobak dan wortel juga kol.

tempat wisata alam di berastagi puncak siosar dan bukit gundaling


Puncak Siosar 2000

Siosar berada di dataran Tinggi Karo, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Pada awalnya kawasan hutan ini diubah untuk dijadikan tempat permukiman para pengungsi korban letusan Gunung berapi Sinabung pada tahun 2014, dan seiring berjalannya waktu, di Puncak Siosar 2000 kemudian berdiri tempat wisata Kebun Madu Efi.

Untuk menikmati malam dan sejuknya udara di puncak Siosar, teman-teman dapat menyewa villa, yaitu Villa Zia Coffee Siosar yang dapat teman-teman sibatakjalanjalan sewa di rentang harga kurang lebih 3 juta/malam untuk villa Besar, 3 juta/malam untuk villa ukuran sedang dan 1,5 juta/malam untuk villa kecil.

Tidak ada biaya tiket yang dikenakan saat mengunjungi Puncak Siosar, namun beberapa fasilitas tersedia akan mengenakan biaya Rp.15.000 per orangnya.

Penulis sibatakjalanjalan.com sarankan bila hendak mengunjungi kawasan Madu Efi untuk melakukan wisata edukasi teman-teman berkunjung pada pagi hari saja, meski jam operasionalnya buka untuk setiap hari, namun untuk ternak lebah hanya di hari minggu. Untuk masuk ke lokasi wisata Madu Efi teman-teman sibatakjalanjalan akan dikenakan Rp.10.000 per orang yang sudah termasuk dengan biaya parkir.

Bukit Gundaling

Tahukah teman-teman sibatakjalanjalan.com bahwa Gundaling berasal dari kata “goodbye darling ?” . 

Dikutip dari disbudpar.sumutprov.go.id Bukit Gundaling memiliki kisah tentang sepasang kekasih yang berasal dari suku dan kebangsaan berbeda. Seorang pemuda berkebangsaan Inggris dengan gadis setempat yang bertemu tidak sengaja di sebuh bukit yang kini kita sebut sebagai Gundaling adalah awal sejarah pernyebutan nama tempat ini.

Di bukit tersebut dari awal pandangan menjadi sebuah ikatan komitmen yang meski harus dilalui dengan segudang masalah dan tantangan kehidupan. Singkat cerita keluarga sang gadis tidak menyetujui hubungan mereka, sehingga sang gadis akan dijodohkan keluarganya kepada sepupu dekat gadis tersebut.

Mendengar hal tersebut sang pria inggris segera menemui sang gadis dan berjanji akan bertemu di bukit dimana mereka sering bertemu. Namun alangkah malang nasib sang gadis yang akhirnya diketahui sang keluarga bahwa ia sedang merencanakan pelarian sehingga segera di tahan lalu di bawa pergi hingga tidak berkabar lagi.

Di tempat lain, sang pria inggris yang patah hati masih mondar-mandir dan menunggu dengan sabar, hingga tiba hari dimana ia harus pergi dan kembali ke kampung halamannya. Dari sudut jalan-jalan kota sang pria inggris melihat kea rah bukit dan mengucapkan “goodbye darling” sebagai salam perpisahan kepada kekasihnya yang entah kini dimana berada.

Dan hal tersebutlah menjadi sejarah dan kisah dari Bukit Gundaling/Goodbye Darling.
Harga Tiket masuk Bukit Gundaling berkisar di harga Rp.7.500 dan buka dari jam 8 pagi hingga 4 Sore. 

Adapun alamat dari Bukit Gundaling dapat teman-teman cek di alamat Letjen Jamin Ginting, Gundaling 1, Berastagi, Karo, Sumatera Utara, Indonesia.

Bagikan:

Posting Komentar

Top Ads

Middle Ads 1