Potensi Pariwisata Indonesia

Potensi Pariwisata Indonesia

Pariwisata Indonesia


Potensi Pariwisata di Indonesia tidak hanya berada pada objek-objek wisata Indonesia yang eksotis dan menawan,potensi pariwisata Indonesia bisa berasal dari aspek-aspek pariwisata atau gejala-gejala yang terwujud menjadi beberapa bentuk. 

Dimana bentuk potensi pariwisata ini saling berkaitan antara potensi pariwisata alam dan potensi Industri pariwisata di Indonesia itu sendiri. 


potensi pariwisata indonesia


2 Bentuk Potensi Pariwisata di Indonesia menurut jumlah orang yang bepergian :

    1. Pariwisata yang dilakukan secara Individu,  yakni kegiatan berwisata yang dilakukan oleh hanya seorang atau satu keluarga yang bepergian untuk menikmati acara liburan ke tempat wisata yang diinginkan, sesuai seleranya dengan tidak menetap. Biasanya dilakukan pada saat liburan atau ada acara tertentu yang tidak melibatkan kelompok lain.
    2. Pariwisata Rombongan yakni sekolompok orang, atau rombongan orang banyak yang biasanya terikat oleh hubungan-hubungan tertentu (perusahaan, komunitas masyarakat, bisnis pariwisata dsb) kemudian melakukan perjalanan wisata bersama-sama atau paket tour yang diorganisasi oleh suatu usaha perjalanan (travel agent) dan biasanya didampingi oleh seorang tour leader sebagai pemimpin perjalanan dan pramuwisata atau Tour Guide .

5 Bentuk Potensi Pariwisata di Indonesia Dengan Tujuan Bepergian :

    1. Potensi Pariwisata Rekreasi/Pariwisata Santai, yang dimaksud dengan potensi pariwisata dengan tujuan bepergian ini adalah untuk memulihkan kemampuan fisik dan mental setiap peserta wisata dan memberikan kesempatan rileks dari efek kebosanan juga rasa letih saat setelah bekerja, sehingga perlu difasilitasi dengan sarana pariwisata tertentu yang sesuai dengan kebutuhan wisatawan.
    2. Potensi Pariwisata Budaya, maksud dari potensi pariwisata budaya di Indonesia adalah untuk memperkaya informasi dan pengetahuan tentang budaya dari negara lain dan untuk tujuan kepuasan menikmati kebutuhan hiburan. Dalam hal ini termasuk pula kunjungan ke berbagai kegiatan pameran-pameran dan fair, atau dapat juga perayaan-perayaan adat, tempat-tempat cagar alam, atau cagar purbakala dan lain-lainnya.
    3. Potensi Pariwisata Kesehatan, suatu kegiatan pariwisata kesehatan yang dimana adanya kebutuhan perawatan medis dengan fasilitas penyembuhan. Misalnya; sumber air panas, tempat kubangan lumpur yang berkhasiat, perawatan dengan air mineral yang berkhasiat penyembuhan secara khusus, perawatan dengan pasir hangat, dan lain-lainnya. Pariwisata ini memerlukan persyaratan-persyaratan tertentu seperti misalnya penanganan kebersihan, ketenangan, dan perbedaan pendekatan pada status dan taraf hidup yang pantas untuk mereka memiliki yang hidup eksklusif.
    4. Potensi Pariwisata Olahraga, adalah kegiatan pariwisata yang bertujuan untuk memuaskan berbagai hobi olahraga wisatawan seperti misalnya memancing, berburu binatang liar, menyelam (diving), snorkling, bermain ski, dan mendaki gunung (mountain climbing). Dengan demikian membutuhkan sarana dan prasarana pariwisata yang spesifik dan memadahi.
    5. Potensi Pariwisata Temu wicara,  adalah kegiatan pariwisata konvensi yang mencakup pertemuan-pertemuan ilmiah, profesi, dan bahkan politik. Pariwisata Temu wicara jenis ini memerlukan tersedianya fasilitas pertemuan di negara tujuan dan faktor-faktor lain yang penting seperti letak yang strategis, tersedianya transportasi yang mudah, iklim yang cerah, dan lain sebagainya.
    6. Seseorang yang berperan serta dalam konferensi itu dapat meminta fasilitas wisata yang lain seperti kegiatan city tour dalam dan luar kota, serta shopping ke tempat-tempat belanja untuk memberi cinderamata.
    7. Pariwisata jenis inilah yang saat ini menjadi sasaran para pengusaha hotel untuk membangun usaha hotel convention yang lebih menguntungkan.

3 Bentuk Potensi Pariwisata di Indonesia Menurut lokasi dan alat transportasi

    1. Potensi Pariwisata Darat (Bus, Taxi, Rental Mobil, Kereta Api)
    2. Potensi Pariwisata Tirta (Kapal laut, Kapal Ferry, Cruise, Boat)
    3. Potensi Pariwisata Dirgantara (Aero Modelling, Terbang layang, Layang gantung, Paraceling).

6 Bentuk Potensi Pariwisata Menurut letak geografis

    1. Potensi Pariwisata Domestik, potensi pariwisata yang menunjukkan arus wisata yang dilakukan oleh warga dan penduduk asing yang bertugas di sana, yang terbatas dalam suatu negara tertentu
    2. Potensi Pariwisata regional, yakni kepergian wisatawan terbatas pada beberapa negara yang membentuk suatu kawasan pariwisata, misalnya perjalanan wisata di negara-negara Eropa Barat
    3. Potensi Pariwisata Internasional, potensi pariwisata yang meliputi gerak wisatawan dari satu negara ke negara lain di dunia
    4. Menurut umur (untuk membedakan kebutuhan dan kebiasaan) :
    5. a. Pariwisata Remaja. Terdiri dari para remaja SD, SMP, SMA sederajat
    6. b. Pariwisata Dewasa. Terdiri dari mereka yang sudah dewasa baik fisik maupun mentalnya mampu beraviliasi dengan lingkungan yang baik
    7. Menurut jenis kelamin :
    8. a. Pariwisata Pria
    9. b. Pariwisata Wanita
    10. Menurut tingkat harga dan tingkat level sosialnya :
    11. a. Pariwisata pada level atas (Exclusive)
    12. b. Pariwisata pada level Menengah (Middle level)
    13. c. Pariwisata pada level bawah (Common/ Standard level)

Posting Komentar

0 Komentar